Tiket Masuk Lokasi Pantai Sadeng Gunung kidul Jogja Terbaru 2020

Wisata Pantai Sadeng Wonosari Gunungkidul Yogyakarta
Pantai Sadeng merupakan salah satu obyek wisata alam pantai yang ada di daerah Gunung Kidul. Pantai ini sering disebut juga dengan sebutan surga bagi para nelayan setempat. Pantai ini memiliki hamparan pasir putih dan dikelilingi bukit-bukit yang indah  membuat pemandangan di Pantai ini semakin mengagumkan.

Banyak wisatawan yang berkunjung dari wisatawan lokal sampai ke wisatawan asing. Awal dari Pantai Sadeng disebut sebagai surganya para nelayan yaitu datangnya para nelayan Gombong yang membangun perkampungan nelayan pada tahun 1983.


Awal cerita berkembangnya pelabuhan di Pantai Sadeng ini disebutkan dimulai pada sekitar tahun 1983. Ketika itu ada serombongan nelayan yang berasa dari Gombong Jawa Tengah, berlabuh di pantai ini. Kemudian mereka memutuskan untuk menetap untuk bertahan hidup dari hasil tangkapan laut di Pantai Sadeng. Karena hasil tangkapan yang diperoleh oleh nelayan semakin berlimpah maka semakin banyak yang bertahan disini. Puncaknya adalah ketika pada tahun 1986 didirikan sebuah pelelangan ikan dan dibangun juga mercusuar untuk mendukung aktivitas nelayan sekitar.



Daya Tarik Pantai Sadeng
Daya tarik utama pantai Sadeng justru terletak pada segi historis dari Telaga Suling, aspek sosiologis pelabuhannya serta kuliner bercita rasa lezat pelabuhannya. Jika Anda bosan dengan suasana wisata pantai yang biasa-biasa saja, maka kunjungan ke pantai Sadeng mungkin dapat menjadi daftar antrian di itinenary. Dijamin, kunjungan ke pantai bekas muara Bengawan Solo Purba ini akan memberikan warna berbeda dalam perjalanan wisata Anda.


Lokasi Pantai Sadeng Gunungkidul
Alamat Pantai Sadeng terletak di Desa Song banyu, Kecamatan Girisubo, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta

Rute Pantai Sadeng
Jika Wisatawan berasal dari Yogyakarta, Anda bisa menuju arah Wonosari, kemudian ketika sudah tiba di pertigaan Desa Mulo, ambil jalur kiri ke jurusan Mantel. Setelah itu, menuju ke Bintaos kemudian ke arah Tepus. Ketika tiba di Tepus, Anda akan menemukan Pasar Jepitu, belok kanan di pertigaan pasar tersebut kemudian cari Desa Girisubo.

Baca Juga : Embung Batara Sriten Gunungkidul

Jika datang dari arah Klaten, pergilah ke Semau, kemudian masuk ke daerah Giripanggung. Setibanya disana, masuk ke Cuelo hingga tiba di pertigaan Pasar Jepitu. Setelah itu, belok kanan dari pertigaan pasar dan carilah Desa Girisubo.


Harga Tiket Masuk Pantai Sadeng
Harga tiket masuk Pantai Sadeng sebesar Rp.10.000. Untuk tarif masuknya sudah termasuk tarif masuk pos retribusi kawasan pantai yang ada diGunungkidul.

Sedangkan untuk biaya parkirnya sangat murah sekali. Parkir untuk kendaraan roda dua hanya dikenakan biaya Rp. 3000 saja. Sedangkan untuk biaya parkir mobil dikenakan biaya Rp. 5000. Cukup murah bukan guys dengan biaya tidak sampai 20rb Anda sudah bisa menikmati keindahan kawasan pantai sadeng

Fasilitas Pantai Sadeng
Fasilitas Pantai Sadeng bisa dibilang cukup lengkap. Berbagai macam fasilitas yang di sediakan disana yaitu seperti kamar mandi, mushola, tempat parkir yang luas, warung makan, hingga penginapan.


Disana juga terdapat perahu-perahu nelayan yang sedang berlabuh. Anda bisa menyewa perahu nelayan untuk merasakan pengalaman berkeliling pantai. Namun jika Kamu takut, maka bersantai di pinggir pantai bisa menjadi pilihan.
Ombak di Pantai juga tidak terlalu besar. Jadi jika Anda ingin mencoba pengalaman menaiki perahu nelayan ketika berkunjung kesana.

Baca Juga : Wisata Pantai Gunungkidul Terbaru

Bagi Anda yang suka memancing, bawalah peralatan pancing dan kamu bisa menghabiskan waktu untuk memancing ikan di dermaga Pantai Sadeng. Hasil tangkapannya bisa Anda nikmati di Pantai atau dapat dibawa pulang.
Tempat wisata sekaligus dermaga untuk kapal kapal bagi para nelayan unutuk penangkap ikan dan Surga bagi yang gemar makanan ikan laut segar, lobster, dan kepiting segar dengan harga yang murah.. Juga buat penggemar mancing silahkan merapat ke pantai ini

1. Telaga Suling
Telaga Suling merupakan telaga yang diyakini masyarakat setempat sebagai sisa aliran air dari sungai Bengawan Solo Purba. Pendapat ini bukan hanya sekedar opini belaka karena terdapat bukti berupa dua buah perbukitan kapur berbentuk memanjang dengan sebuah lembah di tengahnya. lembah tersebut sekarang menjadi ladang palawija bagi penduduk setempat karena tanahnya yang subur.

Lembah ini mempunyai panjang kurang lebih 7 km. Dimana, bila mengikuti alur ini kita bisa mencapai praci. Disini pula kita bisa menemukan tempat pembalikan dari aliran sungai bengawan Solo

Lembah di sekitar Telaga Suling ini memiliki panjang kurang lebih 7 km. Alurnya berkelok-kelok menuju ke arah utara hingga memasuki wilayah Pracimantoro di Kabupaten Wonogiri. Apabila Anda mengikuti alur ini, maka akan menemui lokasi pembalikan arah muara dari sungai Bengawan Solo. Sementara itu, lokasi muara Sungai Bengawan Solo Purba berada di sebelah timur pantai Sadeng. Kini, lokasinya telah dimanfaatkan sebagai pelabuhan perikanan oleh masyarakat setempat.

2.Wisata kuliner
Di gunungkidul sendiri memang sangat terkenal dengan Wisatanya, juga di kenal dengan banyaknya menu makanan kuliner. Di pantai Sadeng wisatawan bisa menikmati makanan seafood


Pantai sadeng banyak sekali restoran yang berjejeran menawarkan beragam hidangan laut dengan cita rasa yang lezat. Nah, untuk wisatawan bisa menikmati lezatnya hidangan seafood bersama keluarga sembari menikmati indahnya panorama laut dan sejuknya udara pantai membuat suasana semakin menyenangkan.

3. Memancing
Buat wisatawan yang suka memancing disinilah tempat yang cocok untuk yang hobi memancing
Spot ini di huni oleh spesies ikan-ikan seperti tuna, kakap, kerapu dan masih banyak lagi. anda bisa duduk dan menunggu ikan-ikan ini tertangkap oleh kail anda setelah itu, anda bisa menikmati atau membawanya pulang.


Baca Juga : Puncak Segoro Gunungkidul
Share:

Data Status Covid-19

TOTAL POSITIF
ORANG
Positif
TOTAL SEMBUH
ORANG
Sembuh
TOTAL MENINGGAL
ORANG
Meninggal
INDONESIA

POSITIF , SEMBUH , MENINGGAL

Indonesia
Sumber data : Kementerian Kesehatan & JHU. Update terakhir :

HISTATS